Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kesehatan / Ciri-Ciri Penderita Penyakit Diabetes Dan Cara Mengobatinya

Ciri-Ciri Penderita Penyakit Diabetes Dan Cara Mengobatinya

/
/
/
47 Views

Ciri-ciri diabetes. Penyakit diabetes melitus dapat menyelinap memasuki tubuh yang sehat kapan saja. Pada fase awal, ciri dan gejalanya tak terlalu kentara sehingga banyak pengidap diabetes tidak menyadarinya, hingga tahu-tahu penyakit ini telah merusak organ tubuh di penderita. Ini terjadi karena sulitnya mengenali apakah kadar gula dalam tubuh terlalu tinggi atau melebihi ambang batas yang diperlukan tubuh, tanpa melalui pemeriksaan medis.

Meski demikian, gejala diabetes melitus sebenarnya dapat dideteksi dengan mudah. Pada awal terjadinya infeksi penyakit ini di dalam tubuh, kenalilah 3P. Pertama Poliuri, yaitu meningkatnya frekuensi buang air kecil terutama di malam hari, dengan volume yang banyak. Ini terjadi karena tingginya kadar gula dalam tubuh tidak dapat ditoleransi lagi oleh ginjal. Agar urin yang keluar tidak terlalu pekat, ginjal akan “menarik” sejumlah cairan dalam tubuh dan mengeluarkannya bersama urin.

Ciri-ciri diabetes. Gejala berikutnya adalah Polidipsi, merupakan dampak dari poliuri. Karena terlalu banyak cairan yang keluar dari tubuh, penderita diabetes akan cepat merasa haus. Lalu Polifagi, yaitu kondisi tubuh lemas dan merasa lelah terus-menerus. Ini disebabkan oleh insulin yang bermasalah sehingga sel tubuh tidak dapat menyerap gula dengan baik. Akibatnya Anda jadi kekurangan energi, lalu sering merasa lapar.

Pada tingkat lanjut, gejala diabetes dapat muncul dalam bentuk kaki yang sering kesemutan atau kram, pandangan kabur, kulit terasa tebal dan kebas, berat badan turun secara tiba-tiba, serta menurunnya gairan seksual secara drastis. Pada ibu hamil yang mengidap diabetes, dapat terjadi janin gugur atau meninggal dalam kandungan. Jika lahir selamat, biasanya bayi memiliki berat lebih dari 4 kg.

Ciri-ciri diabetes. Kenali gejala diabetes sedini mungkin, agar dapat dilakukan treatment sedini mungkin pula. Anda juga perlu mengatur pola makan dan gaya hidup sehari-hari. Konsumsilah makanan dengan gizi berimbang, kurangi makanan atau minuman berpengawet serta berpemanis buatan, serta coret junk food dari menu Anda. Selain itu, rutinlah berolahraga dan hindari minuman beralkohol.

Baca Juga:  Pertolongan Pertama Terhadap Serangan Jantung

Konon secara fisik ciri-ciri penderita penyeakit diabetes mudah terlihat karena bobot tubuhnya yang terus menyusut drastis. Tubuh yang gemuk menjadi kering kerontang dan kurang segar. Apa ya yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi?

Adapun ciri-ciri yang langsung terasa oleh para penderita diabetes adalah sebagai berikut:

  1. Rasa lapar yang terus menerus.
  2. Rasa haus yang tidak pernah terhenti.
  3. Meningkatnya frekuensi buang air kecil.
  4. Sering minum tetapi mengalami dehidrasi.
  5. Luka yang sulit sembuh.
  6. Gatal.
  7. Impotensi.
  8. Pandangan yang semakin kabur.
  9. Sering merasa lelah.
  10. Mulut yang kering.

Adapun ciri-ciri diabetes yang harus diwaspadai adalah ketika peningkatan frekuensi buang air kecil, lapar muncul secara berkala namun tetap dehidrasi dan sering merasa lelah.

Perhatikan juga nafas penderita apakah berbau manis atau tidak. Jika ya maka bisa dikatakan telah terjadi komplikasi dimana terdapat kandungan keton dalam darah dan urin. Biasanya diabetes berkomplikasi dengan penyakit kardiovaskular dan darah tinggi.

Apakah diabetes bisa ditemukan pada anak-anak? Biasanya diabetes akan ditemui menyerang orang dewasa yang berumur diatas 40 tahun, namun ada juga beberapa kasus yang ditemukan pada anak-anak. Biasanya anak yang menderita diabetes adalah anak yang memiliki berat badan berlebih dengan konsumsi gula manis dalam tubuhnya tinggi sehingga kadar gula darah meningkat.

Diabetes merupakan penyakit dikarenakan tingginya glukosa dalam darah. Keadaan glukosa yang tinggi dapat membahayakan.

Beberapa faktor utama diabetes adalah:

  1. Kurangnya berolahraga. Menyebabkan penumpukan lemak dan sangat meningkatkan resiko diabetes. Oleh sebab itu Anda harus rajin berolahraga untuk mencegah resiko diabetes yang mengintai Anda setiap saat.
  2. Konsumsi makanan yang kurang sehat. Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula.
  3. Minuman yang manis-manis sangat berbahaya bagi tubuh Anda. Untuk itu tingkatkan konsumsi buah dan sayuran segar.
  4. Over weight. Berat badan yang berlebihan membuat penimbunan lemak yang berbahaya bagi tubuh serta meningkatkan kadar glukosa pada darah.
  5. Faktor keturunan juga sangat berperan. Ketika dalam anggota keluarga yang terkena diabetes, sebisa mungkin Anda melakukan pengawalan pada kesehatan Anda karena besar kemungkinan Anda bisa terkena diabetes juga.
  6. Malas beraktifitas bisa membuat Anda terkena diabetes karena darah dalam tubuh Anda pasif dan kurang bergerak dalam mengatur aliran darah.
  7. Kurang pedulinya Anda untuk melakukan kesehatan sehingga tanpa Anda sadari Anda sudah terkena diabetes. Lakukan pemeriksaan rutin apalagi jika usia Anda sudah diatas 45 tahun.
  8. anda diabetes pada tubuh adalah ketika terjadi penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi insulin untuk mengubah gula menjadi energi.
Baca Juga:  Turunkan Berat Badan dengan Diet Pisang

Sebelum terlambat mengidap diabetes yang parah sebaiknya Anda melakukan deteksi secara dini apakah Anda terkena diabetes atau tidak dengan melihat gejala ini:

  1. Seringnya buang air kecil. Anda bisa ke kamar mandi bahkan lebih dari 10 kali dalam sehari.
  2. Sering merasa haus. Anda terus ingin minum karena haus yang tidak tertahankan.
  3. Berat badan yang terus merosot. Walaupun Anda terus merasa lapar dan makan, tetapi Anda terus merasa lapar.
  4. Merasa sering lelah walau aktifitas tidak padat. Walaupun aktifitas Anda terbatas, Anda cenderung merasa lelah.
  5. Kaki sering kesemutan demikian juga tangan sehingga mengganggu aktifitas keseharian Anda.
  6. Penglihatan yang kabur dan sangat mengganggu kegiatan Anda sehari-hari.

Diabetes merupakan penyakit dikarenakan tingginya glukosa dalam darah. Keadaan glukosa yang tinggi dapat membahayakan.

Beberapa faktor utama diabetes adalah:

  1. Kurangnya berolahraga. Menyebabkan penumpukan lemak dan sangat meningkatkan resiko diabetes. Oleh sebab itu Anda harus rajin berolahraga untuk mencegah resiko diabetes yang mengintai Anda setiap saat.
  2. Konsumsi makanan yang kurang sehat. Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula.
  3. Minuman yang manis-manis sangat berbahaya bagi tubuh Anda. Untuk itu tingkatkan konsumsi buah dan sayuran segar.
    Over weight. Berat badan yang berlebihan membuat penimbunan lemak yang berbahaya bagi tubuh serta meningkatkan kadar glukosa pada darah.
  4. Faktor keturunan juga sangat berperan. Ketika dalam anggota keluarga yang terkena diabetes, sebisa mungkin Anda melakukan pengawalan pada kesehatan Anda karena besar kemungkinan Anda bisa terkena diabetes juga.
  5. Malas beraktifitas bisa membuat Anda terkena diabetes karena darah dalam tubuh Anda pasif dan kurang bergerak dalam mengatur aliran darah.
  6. Kurang pedulinya Anda untuk melakukan kesehatan sehingga tanpa Anda sadari Anda sudah terkena diabetes. Lakukan pemeriksaan rutin apalagi jika usia Anda sudah diatas 45 tahun.
    Tanda diabetes pada tubuh adalah ketika terjadi penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi insulin untuk mengubah gula menjadi energi.
Baca Juga:  Penyebab Pusing Kepala dan Tips Singkat Mengatasinya

Sebelum terlambat mengidap diabetes yang parah sebaiknya Anda melakukan deteksi secara dini apakah Anda terkena diabetes atau tidak dengan melihat gejala ini:

  1. Seringnya buang air kecil. Anda bisa ke kamar mandi bahkan lebih dari 10 kali dalam sehari.
  2. Sering merasa haus. Anda terus ingin minum karena haus yang tidak tertahankan.
  3. Berat badan yang terus merosot. Walaupun Anda terus merasa lapar dan makan, tetapi Anda terus merasa lapar.
  4. Merasa sering lelah walau aktifitas tidak padat. Walaupun aktifitas Anda terbatas, Anda cenderung merasa lelah.
  5. Kaki sering kesemutan demikian juga tangan sehingga mengganggu aktifitas keseharian Anda.
  6. Penglihatan yang kabur dan sangat mengganggu kegiatan Anda sehari-hari.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Banner