Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / Lifestyle / Perjalanan Mencari Makna Hidup

Perjalanan Mencari Makna Hidup

/
/
/
157 Views

Bayangkan ketika seorang bayi menanti masa kapan disebut anak-anak, masa anak-anak menanti kapan disebut remaja, remaja pun menanti kapan masuk masa dewasa. Setelah dewasa kemudian kawin, dan setelah kawin tidak ada yang ditunggu selain kematian dan menuju alam akhirat yang abadi. Demikianlah proses yang terjadi kepada manusia secara normal.

Lalu apakah hidup ini terjadi hanya demikian sederhana seperti Barkhiya’ mengedipkan mata lalu datanglah istana Bilqis? Tidak. Tiap hidup ini adalah perjuangan mencari bekal untuk dibawa ke akhirat sebagai rasa tanggungjawab seorang hamba Allah kepada Sang Pencipta. Kalau dia bertanggungjawab, pasti dia membawa bekal amal sholeh yang baik seperti bagusnya sang ayah datang dari luar negeri membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Inilah contoh kecil sebuah tanggungjawab.

Ketahuilah, hidup ini tak seindah mentari, namun kita wajib membeli untuk dijual kembali ke hadirat Yang Maha Kuasa. Dan seorang penjual yang baik akan merawat barang yang dijual sedemikian bagus agar pembeli tertarik membeli. Agar Allah tertarik kepada kita dan membeli kita untuk dimasukkan ke dalam surga.

Tidak mungkin seorang penjual memakai baju yang akan dijual. Meskipun baju tersebut bagus dan indah namun dia tidak akan memakai karena ia yakin bahwa nanti kalau terjual akan memperoleh laba. Begitu juga dengan kemewahan yang ada di dunia ini tidaklah ia akan memakai dan menikmati di dunia saja, sebab ia tidak tertarik sebagaimana tidak tertariknya penjual akan baju yang dijual. Karena ia yakin nanti dibeli oleh Allah dengan harga setinggi kemuliaan surga.

Transaksi jual beli tersebut akan berakhir pada hari kiamat. Hari itu menentukan akan terjual dan tidaknya harga diri yang kita miliki ketika di dunia. Allah akan membalas sesuai apa yang dilakukan.

Baca Juga:  Tips Menghadapi Cewek PMS

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Thaaha ayat 56: “Sesungguhnya hari kiamat (hari kebangkitan) akan terjadi, hampir aku merahasiakannya, supaya tiap-tiap orang dibalas sesuai yang ia lakukan.”

Allah juga berfirman dalam QS. Yunus ayat 56: “Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan kepada-Nya kamu dikembalikan.”

Semoga kita selalu dirahmati oleh Allah dalam iman dan Islam.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar
Link Banner
WhatsApp chat