Pertolongan Pertama Terhadap Asma

Pertolongan Pertama Terhadap Asma

Bagaimana cara yang tepat dalam memberikan pertolongan pertama terhadap asma? Asma merupakan jenis penyakit yang diakibatkan oleh gangguan paru-paru merupakan salah satu penyakit yang kerap menyerang masyarakat di negara berkembang, seperti di negara kita misalnya. Cukup banyak jenis penyakit yang disebabkan pada gangguan paru-paru, seperti misalnya asma, Tubercolosis (TB atau TBC), flu (Influenza) hingga Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Namun kali ini kita akan coba menelusuri tentang gejala penyakit asma dan sikap yang diambil apabila menemukan diri kita atau orang di samping kita menderita sakit jenis ini.

Asma merupakan salah satu penyakit keturunan hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Namun demikian, asma bukanlah jenis penyakit yang menular, lain halnya dengan kebanyakan penyakit gangguan paru-paru lainnya, seperti TBC misalnya. Masyarakat di negara kita sendiri percaya bahwa salah satu obat mujarab untuk membantu menghilangkan asma kambuhan adalah dengan mengkonsumsi hati atau jantung kelelawar (masyarakat kita menyebutnya dengan ati kalong). Pada dasarnya, asma terjadi disebabkan akibat dari terjadinya peradangan pada bagian saluran pernafasan.

Dan biasanya pemicu terjadinya peradangan adalah karena terlalu responsifnya saluran tersebut terhadap rangsangan tertentu (atau sering kita sebut dengan istilah alergi). Akibatnya bisa ditebak, terjadi penyempitan pada saluran pernafasan si penderita. Hal itu akan semakin parah bila disertai dengan munculnya lendir sehingga makin mempersempit jalannya udara. Dengan begitu, si penderita akan merasa sesak dan sulit untuk bernafas.

Berikut Langkah Pertolongan Pertama Terhadap Asma

Pada Diri Sendiri

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penyakit asma disebabkan karena sifat alergi seseorang terhadap beberapa hal. Namun selain karena alergi, asma juga bisa kambuh sewaktu-waktu akibat tekanan psikis pada si penderita. Gejala-gejala utama yang timbul dan mudah dideteksi adalah biasanya si penderita akan terlihat kesulitan dalam bernafas, terlebih saat dirinya tengah menghembuskan atau membuang nafas yang cukup panjang. Selain itu biasanya nafas disertai bunyi tertentu (masyarakat kita menyebutnya dengan istilah bengek) saat mengeluarkan napas, raut wajah terlihat pucat, gelisah dan cemas, dan tidak sedikit yang menyebabkan si penderita hingga tak sadarkan diri/pingsan

Baca Juga:  Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Sinusitis

Untuk memberi pertolongan pertama terhadap asma pada diri sendiri, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut :

Karena penyakit ini biasanya sudah diderita sejak kecil, tentunya Anda mengetahui apakah Anda termasuk salah satu orang yang menderita asma atau bukan. Dan jika iya, dan Anda sedang kambuh, berusahalah untuk tenang dengan mencoba menarik nafas secara perlahan. Anda bisa menenangkan diri Anda sambil duduk dan beristirahat sejenak dari kegiatan yang sedang Anda kerjakan. Namun usahakan untuk tidak berbaring, sebab posisi tersebut justru akan mempersempit ruang pernafasan Anda.

Bersandar di sofa sambil merebahkan kepala adalah pilihan yang bijak, Segera gunakan inhaler (alat bantu pernafasan bagi para penderita asma ataupun jantung) sebagai media pertolongan pertama untuk membantu pernafasan Anda, bila kebetulan saat itu Anda tidak membawa inhaler, segera minum secangkir kopi hitam. Kandungan kafein dalam kopi dapat membantu melebarkan saluran nafas. Akan tetapi solusi ini sementara, Kopi bukan pengganti Inhaler selamanya. Jadi, tetap dapatkan inhaler dari apotik terdekat!

Usahakan untuk menghindari benda-benda yang Anda anggap sebagai biang alergi. Biasanya debu, bulu-bulu halus, atau bahkan udara yang dingin. Dan ternyata bau asap, seperti asap kendaraan dan asap rokok, juga dianggap sebagai salah satu biang pemicu utama kambuhnya asma.

Hindari kegiatan yang membuat Anda stress, kelelahan, ataupun yang bersifat memicu kejut pada jantung Anda, seperti misalnya mendengar suara yang sangat keras dan membuat Anda terkejut.
Pertolongan Pertama Terhadap Asma
Pada Orang Lain

Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk pertolongan asma:

Cobalah untuk menenangkan perasaan si penderita. Hindari pertanyaan yang berlebihan, terutama yang bersifat menuding atau menyalahkan dirinya. Selain asma menyebabkan si penderita sulit bicara, ketegangan juga dapat menimbulkan masalah baru, Tuntun si penderita untuk duduk di tempat yang nyaman dan memiliki sandaran kepala. Usahakan untuk tidak merebahkan tubuhnya. Sementara ia menenangkan diri, Anda bisa segera mencarikan obat atau inhaler yang biasanya ia gunakan saat asmanya kambuh. Ingat, usahakan biar si penderita sendiri yang menggunakan inhalernya.

Baca Juga:  Cara Membedakan Mimisan Biasa dengan yang Berbahaya

Pastikan untuk segera menjauhkan si penderita dari sumber-sumber yang merupakan penyebab timbulnya alergi pada dirinya. Seperti misalnya bantal yang sudah cukup berdebu, kemoceng bulu ayam, atau mungkin asap rokok,

Apabila si penderita hingga mengalami pingsan (tidak sadarkan diri), pastikan untuk segera membawanya ke rumah sakit atau klinik terdekat sebagai bentuk pertolongan pertama terhadap asma yang lebih serius agar penderita mendapatkan penanganan yang lebih baik.