Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kesehatan / Pertolongan Pertama Terhadap Dehidrasi

Pertolongan Pertama Terhadap Dehidrasi

/
/
/
12 Views

Mengapa diperlukan pertolongan pertama terhadap dehidrasi? Dehidrasi merupakan gangguan pada keseimbangan jumlah cairan dan elektrolit tubuh. Dehidrasi umumnya terjadi karena jumlah cairan tubuh yang keluar lebih banyak daripada yang masuk. Dehidrasi sering dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, dalam tingkat ringan maupun parah. Suhu udara yang ekstrim dan jenis serta tingginya aktivitas yang kita lakukan menuntut tubuh untuk mengeluarkan cairan lebih banyak.

Jika hal tersebut tidak segera diimbanginya dengan pemasukan cairan ke dalam tubuh, lewat minum mislanya, maka tubuh akan sangat mudah untuk mengalami dehidrasi. Dehidrasi yang umum dialami oleh banyak orang adalah dehidrasi ringan dimana terjadi penurunan cairan tubuh sebanyak 5% dari berat badan. Hal ini biasa diakibatkan karena kurangnya minum dan beratnya aktivitas yang dilakukan. Sedangkan dehidrasi berat umumnya diakibatkan oleh penyakit lain seperti diare. Saat terkena penyakit diare tubuh akan mengeluarkan banyak cairan. Pada dehidrasi berat penurunan cairan tubuh lebih dari 10 % dari berat badan. Dehidrasi berat bisa berujung pada penurunan kesadaran, koma, dan kematian. Oleh karena itu, jangan anggap remeh dehidrasi.

Gejala Dehidrasi Secara Umum

Sebelum dilakukan penanganan pada penderita dehidrasi, anda perlu mengetahui gejala-gejala yang biasanya dialami seseorang ketika mengalami dehidrasi. Gejalanya bermacam-macam, antara lain dapat berupa sakit kepala ringan hingga sakit kepala berat yang mirip dengan apa yang alami ketika seseorang sedang mabuk akibat alkohol, terjadinya kram otot, penurunan tekanan darah (hipotensi) dan pusing atau bahkan pingsan ketika berdiri terlalu lama atau berdiri mendadak setelah duduk.

Gejala umum dehidrasi biasanya terlihat setelah tubuh kehilangan 2% dari volume cairan normalnya. Pada awalnya, terjadi rasa haus yang amat sangat serta hilangnya nafsu makan, lalu kulit menjadi kering dan dalam jangka waktu tgertentu penderita akan mengalami sembelit. Gejala dehidrasi ringan misalnya haus, jumlah urin yang sedikit dan berwarna kuning atau keruh, kelelahan, mudah marah, sakit kepala, pusing ketika berdiri dari posisi duduk dan dalam kasus yang lebih serius, dehidrasi dapat menyebabkan insomnia dan rasa lemas. Gejala-gejala tersebut dapat menjadi semakin parah dengan hilangnya jumlah air yang lebih banyak hingga suhu tubuh yang meningkat karena adanya penurunan jumlah keringat yang diproduksi. Penderita dehidrasi yang parah dapat juga mengalami kegelisahan, mual dan mungkin rasa kebas atau kesemutan pada tungkai, kelumpuhan otot dan pengerutan kulit, berkurangnya kemampuan penglihatan, rasa nyeri saat buang air kecil sampai mengigau saat tidur.

Baca Juga:  Informasi Seputar Penyakit Vertigo

Pertolongan Pertama Terhadap Dehidrasi Ringan

Setelah mengetahui gejala dehidrasi ringan, anda dapat melakukan pertolongan pada penderita dehidrasi agar gejala-gejala tersebut tidak menjadi semakin parah. Berikut adalah pertolongan pertama pada dehidrasi ringan:

  • Hentikan aktivitas sejenak
  • Jika anda merasakan gejala-gejala dehidrasi, segeralah menghentikan aktivitas anda. Cari tempat untuk istirahat atau sekedar untuk merebahkan badan.
  • Minum air putih

Dehidrasi terjadi kurangnya cairan volume air dalam tubuh, jadi anda harus segera mengisi ulang cairan tersebut dengan minum air putih. Namun usahakan agar suhu air putih yang anda minum tidak terlalu dingin apalagi manis. Air putih dengan suhu ruang adalah yang terbaik untuk mengatasi dehidrasi. Jika tidak suka air putih, meksipun tidak terlalu disarankan, anda bisa juga mengkonsumsi minuman isotonik. Minum secara perlahan jangan tergesa-gesa agar tubuh tidak mengalami shock.

  • Istirahat sampai anda merasa pulih kembali
  • Jangan paksakan untuk bekerja yang berat-berat dulu.

Pertolongan Pertama Terhadap Dehidrasi Berat

Penanganan dehidrasi berat berbeda dengan dehidrasi ringan. Pada dehidrasi yang berat, cairan yang dikeluarkan jauh lebih banyak dan kondisi tubuh jauh lebih kritis. Karena itu, penanganan dehidrasi berat sangat perlu untuk dilakukan. Berikut adalah pertolongan pertama pada dehidrasi berat:

  1. Minum oralit atau campuran air hangat dengan gula dan garam. Kandungan oralit bisa mengisi ulang cairan dan elektrolit tubuh yang hilang
  2. Istirahat. Ketika terkena dehidrasi berat tubuh akan terasa lemas sekali. Pastikan anda sudah berada di rumah dan segera cari tempat tidur. Pastikan ada orang lain yang membantu anda.
  3. Jangan gegabah untuk mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung serat karena malah akan melancarkan saluran pembuangan
  4. Segera pergi ke dokter. Jangan tunggu sampai kondisi tubuh menjadi parah. Segeralah pergi ke dokter agar penyakit dehidrasi tidak menjadi parah. Dokter bisa member infus cairan sehingga cairan tubuh bisa tercukupi.
Baca Juga:  Sabun Clorismen Sabun Wajah Khusus Pria

Setelah membaca sedikit ulasan di atas mengenai beberapa pertolongan pertama terhadap dehidrasi, diharapkan agar Anda dapat lebih tanggap terhadap kondisi tersebut serta lebih sigap dalam memilih penanganan yang tepat agar baik diri Anda sendiri maupun orang lain yang terkena dehidrasi tersebut dapat terselamatkan dan pulih kembali kesehatannya. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Banner